SAMPANG - Kota Sampang yang diterpa banjir dibeberapa minggu terakhir, membuat resah para masyarakat yang berada di daerah dataran rendah. Meskipun tidak ada korban pada banjir ini. Namun kerugian harta benda cukup banyak yang hilang di Kota Bahari ini. Termasuk kelurahan dalpenang, Kecamatan Sampang. Daerah ini menjadi daerah paling banyak digenangi air banjir menurut Ari (19), "Desa sini paling banyak banjirnya, soalnya banjirnya itu menyeluruh sampai keutara sana".
Namun dari itulah, Ikatan Mahasiswa Madura (IMAMA), Menjadikannya sebuah objek penggalangan dana. IMAMA sendiri menggalang dana dari Jualan Rujak, Meminta bantuan saat CFD (Car Free Day), sumbangan anggota IMAMA, sumbangan mahasiswa yang di Ma'had Sampai dikelas - kelas saat mata kuliah berlangsung. "Uang ini kita dapatkan dengan Jualan rujak, memasang banner di CFD, sumbangan dari anak-anak IMAMA sendiri, sumbangan mahasiswa yang masih di Ma'had sampai meminta sumbangsi ke kelas - kelas PKPBA, Ya hitung-hitung inilah kontribusi kita ke daerah asal kita Madura" Ucapan M. Affan Farizi (19) sebagai ketua IMAMA Saat ditanyakan, sumber dana tersebut, IMAMA setelah itu menuju ke lokasi dan memberikannya kepada masyarakat yang kesusahan dan yang terkena banjir tersebut. Ditengarai banjir tahun ini lebih besar daripada banjir pada tahun 2001 silam. (DOC/IMAMA/SPG)
Akhir-akhir ini energi kebangsaan kita terkuras oleh wacana intoleransi dan Kebhinnekaan serta peristiwa yang berkaitan dengan hal itu, terbukti dengan adanya pihak-pihak tertentu yang secara langsung menjelek-jelekkan pihak yang lain, alih-alih atas nama agama dan perbedaan suku. Hal ini dibuktikan dengan adanya peristiwa yang dikenal dengan Aksi 411, 212, serta Festival Bhinneka Tunggal Ika, yang saya rasa, aksi-aksi itu disebabkan karena gagal pahamnya sebagian masyarakat terhadap makna kebhinnekaan itu. Berkisar Rentang Waktu 4 Bulan dari bulan November 2016 sampai Februari 2017 perihal Intoleransi dan Kebhinekaan menjadi sebuah pembicaraan yang trendy bagi kalangan Politisi, Kyai, Ustadz, Youtuber, Intelektualis, bahkan Artis pun tidak mau ketinggalan untuk terus memberikan ide dan gagasan pokoknya tentang Kebhinekaan ini, Kebhinekaan terus disinggung dan jadi sebuah topik yang sangat hangat, Televisi secara langsung seakan-akan menjadi ladang bagi Para Pakar dan Makar untuk menj...
Komentar
Posting Komentar