Langsung ke konten utama

Sipilitas Dalam Pacaran

Sangat sering kita mendengar kata "Pacaran", "Relationship", "LDR" Dan lain sebagainya.
pada saat ini orang-orang dewasa ataupun remaja bahkan anak2 sudah sewajarnya melakukan hubungan pacaran, namun pada zaman ini dampak negatif dari pacaran tersebut sangat terlihat pada sifat dan kepribadian bahkan prilaku orang tersebut, kesopanan dalam berpacaran sudah tidak terpakai untuk saat ini bahkan memberikan sebuah tameng dan peraturan untuk mereka masih belum cukup, sebab yang mereka jadikan landasan tentang pacaran ini adalah Cinta, sedangkan yang dilakukan mereka malah mengedepankan Nafsu mereka. Pegang2an Tangan, ciuman dan bahkan Berhubungan Intim (Making Love) sudah dianggap wajar dalam berpacaran untuk saat ini, saat ironis memang jika berpacaran sudah melakukan sesuatu pekerjaan yang seharusnya dilakukan setelah menikah karena menurut bahasa pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. namun pada saat ini pacarab dijadikan jalan pintas untuk melakukan hubungan intim. Pacaran yang menyimpang ini tidak luput dari sebab, dan sebab dari pacaran menyimpang adalah yang pertama adalah Keluarga, lagi-lagi keluarga, memang, keluarga menjadi organ vital dalam membentuk sifat dan prilaku ataupun tindakan dari seseorang, keluarga yg broken home dan tidak dekat agama, cenderung membuat seseorang itu salah pandangan ataupun frustasinya tidak dibawa ke kebaikan dan hal ini memaksa seseorang itu membuat sebuah hal yg tidak logis dan terlarang menjadi dilakukan karena mereka frustasi dan tidak memiliki pandangan atau arah yang akan ditujunya, dan hal yang kedua ialah lingkungan sekitar, Lingkungan sekitar juga bisa menjadi organ vital penyebab seseorang melakukan Pacaran menyimpang, Mengapa.? Lingkungan sekitar yg cenderung lepas terhadap peraturan, agama ataupun budaya yang sudah dimasuki kehidupan2 hedonisme akan menjadi sebuah penyebab orang2nya akan melakukan hubungan ini. dan yang terakhir Adalah Media Massa, Media massa yang tak terkontrol bisa membuat seseorang itu terdoktrin untuk melakukan hubungan Pacaran Menyimpang ini. meskipun mereka belum tahu dampak yang akan mereka hadapi.
Mungkin Itu Tulisan saya tentang Pacaran yang menyimpang ataupun Kesopanan Dalam Berpacaran. Semoga kita dijauhi dari pacaran yang menyimpang, dan nafsu-nafsu yang salah.
#CatatanKecil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Al - Furqon : 74

Nih Gw Share Doa Untuk Lo Para Jomblowers Tapi Niatnya Jgan Untuk Pacaran, Tapi Untuk Kawin : بسم الله ارحمن ار حيم  والذين يقولون ربنا هب لنا من از واجنا وذريتنا قرة اعيون وجعلنا للمتقين اماما (الفرقان : 74) (Bismiilahirrohmanirrohim , Walladzina Yaquluna Robbana Hab Lana Min Azwajina Wa Dzurriyatina Qurrota A'yuniw Waja'alna Lilmuttaqina Imama) Artinya : Dan Orang-Orang yang berkata, "Ya Tuhan Kami, Anugerahkanlah Kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebag...

Alasan Seseorang Takut Melakukan Sebuah Tindakan.!

Ketakutan seseorang untuk melakukan sebuah tindakan, seperti perubahan, perbaikan dsb. yang pertama adalah pembawaan dan doktrinan dari keluarga yang memberikannya sebuah ajaran yang keras, namun hal itu tergantung fikiran anaknya saja yang menangkapnya seperti apa, namun hal ini saya contohkan pada yang saya lihat selama ini, dan yang saya rasakan sendiri, hal seperti itu ada relasinya dengan perkembangan kognitif yg dimiliki anak, tentunya dari itu kita bisa mendoktrin dan memiliki sebuah peranan vital bagi anak kita, mau dikemanakan dan dituju kemanakah anak kita. dan hal yang kedua yang mampu memicu ketakutan seseorang untuk berbuat tindakan adalah lingkungan sekitar, kenapa.? lingkungan sekitar yang monoton, dan cenderung Tradisional dan relatif malas untuk menerima pengaruh yang baik ataupun buruk, mampu memberikan doktrinan takut pada tindakan seseorang, karena mereka telah menjadikan kemotonannya itu sebagai budaya, dan hal itu menjadi tameng besar bagi seseorang untuk memb...

Diskusi Minggu Lalu

Diskusi Bab Pengasuhan Anak : Menurut Al Hadist : 7 Tahun Dibuat Raja, 7 Tahun Kemudian Dibuat Babu, 7 Tahun Dibuat Sahabat. Menurut Psikologi Perkembangan : Penganalisisan Anak Dahulu. Menurut Saya : Otoriter Untuk Perempuan, Dan Demokratis Untuk Perempuan